Notuladaily.com, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, meminta Balai Perhubungan segera turun tangan mengatasi antrean truk dan bus besar di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, tepatnya di dekat Universitas Cokroaminoto Makassar.
Permintaan itu disampaikan setelah menerima keluhan masyarakat terkait puluhan truk dan bus yang kerap mengantre hingga memakan badan jalan.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas sekaligus berdampak pada aktivitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
Baca Juga : Di Tamalanrea, Mahmud Beri Solusi Keluhan Warga soal Jalan Rusak, Sampah, Desil hingga Akses SMA Negeri
Menurut Mahmud, kendaraan yang mengantre hingga terparkir di pinggir jalan membuat akses menuju lapak pedagang menjadi terganggu. Akibatnya, aktivitas jual beli masyarakat ikut terdampak.
“Jangan sampai masyarakat menjadi korban. Antrean truk dan bus di SPBU ini harus segera ditata agar tidak mengganggu pengguna jalan maupun pelaku UMKM yang mencari nafkah di sekitar lokasi,” ujar Mahmud.
Ia menjelaskan, Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan jalan nasional sehingga penanganan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut menjadi kewenangan Balai Perhubungan bersama instansi terkait.
Baca Juga : Warga Pampang Keluhkan Krisis Air Bersih, Dr Mahmud Minta PDAM Segera Bertindak
Karena itu, Mahmud berharap Balai Perhubungan segera melakukan evaluasi dan pengaturan antrean kendaraan di SPBU agar tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun menghambat aktivitas ekonomi warga.
“Ini perlu menjadi perhatian serius. Jangan sampai antrean kendaraan terus terjadi dan merugikan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalan tersebut,” tegas legislator Fraksi NasDem DPRD Sulsel itu.
