Notuladaily.com, Makassar – Dua legislator DPRD Kota Makassar menyoroti isu LGBT dalam Rapat Paripurna penyampaian hasil reses di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Senin (20/4/2026).
Keduanya, Muchlis Misbah (Fraksi Hanura) dan Andi Hadi Ibrahim Baso (Fraksi PKS), menyampaikan kekhawatiran atas fenomena yang dinilai semakin meningkat di tengah masyarakat.
Muchlis Misbah mengungkapkan, hasil monitoring bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) menunjukkan adanya tren peningkatan hubungan sesama jenis.
Baca Juga : Bamus DPRD Makassar Genjot Kinerja Lewat Penyusunan Agenda Strategis
Ia menilai hal tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah.
“Ini menyangkut kehidupan sosial dan perlindungan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mendorong Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan, termasuk di sejumlah tempat usaha seperti kafe, serta meminta langkah tegas jika ditemukan pelanggaran.
Baca Juga : DPRD Makassar Bawa Aspirasi Warga ke Paripurna, Harap Jadi Prioritas Pemkot
Selain itu, Muchlis mengaitkan isu tersebut dengan aspek kesehatan masyarakat, termasuk kekhawatiran terhadap peningkatan kasus HIV.
Sementara itu, Andi Hadi Ibrahim Baso menyinggung wacana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) terkait isu tersebut yang sebelumnya sempat dibahas, namun menuai pro dan kontra.
Meski demikian, ia menilai regulasi tetap perlu dikaji sebagai langkah antisipatif, dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya daerah.
Baca Juga : Tri Sulkarnain Minta Pengembang Transparan, Warga Keluhkan Dampak Lingkungan
Ia juga mendorong keterbukaan data, khususnya terkait kasus HIV, sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat.
Keduanya sepakat pemerintah perlu mengambil langkah terukur dan kolaboratif dalam menyikapi persoalan sosial tersebut.
