Notuladaily.com, Makassar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulsel dan Sulbar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan kualitas dan akurasi survei di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Survei telah dilaksanakan di Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Gowa, Maros, serta Polewali Mandar sejak awal Februari 2026.
Kepala BPS Sulsel, Aryanto, menambahkan pemantauan bertujuan memastikan survei berjalan sesuai metodologi dan standar yang ditetapkan, sehingga mampu menggambarkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara akurat.
Baca Juga : Serambi 2026 Digelar di Bone, Bank Sulselbar Soppeng Dukung Penukaran Uang
Berdasarkan data SNLIK 2025, literasi keuangan nasional tercatat 66,46 persen dan inklusi keuangan 80,51 persen. Di Sulsel, tingkat literasi dan inklusi masih menunjukkan ketidakseimbangan, termasuk antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
