Notuladily.com, Makassar – Warga BTN Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Mahmud, atas respons cepatnya menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh warga yang saat ini masih mengungsi di Masjid Kodam III, menyusul banjir yang merendam kawasan permukiman mereka dalam beberapa hari terakhir.
Mahmud sendiri langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kondisi warga di lokasi pengungsian.
Baca Juga : Mahmud Gandeng Akademisi Unifa saat Pengawasan APBD di Borong, Bahas Pengelolaan Sampah
Legislator NasDem itu menyalurkan bantuan berupa paket sembako, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok untuk menunjang kebutuhan sehari-hari selama masa pengungsian.
“Kami warga BTN Kodam III mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Mahmud, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai NasDem, yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada kami di pengungsian Masjid Kodam III,” ujar salah seorang warga, Rabu (25/2/2026).
Warga menilai bantuan tersebut sangat membantu, terutama bagi keluarga yang terdampak langsung dan harus meninggalkan rumah mereka akibat genangan banjir.
Baca Juga : Pengawasan APBD di Tamangapa, Mahmud Serap Aspirasi soal Pengangguran hingga Irigasi
Di tengah keterbatasan, perhatian dan kepedulian wakil rakyat dinilai memberi semangat serta meringankan beban masyarakat.
Mahmud menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban warga, sembari menunggu kondisi kembali normal.
“Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan dasar warga di pengungsian. Kita berharap air segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Mahmud.
Baca Juga : Legislator Sulsel Mahmud Terima Aspiras Soal PJLP di Makassar Tak Dapat BPJS Ketenagakerjaan
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan banjir di wilayah tersebut, termasuk mendorong langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terus berulang.
