0%
logo header
Senin, 08 Juni 2026 15:29

PATSi UMI Menuju Pengakuan-Partisipasi Aktif di Kancah Nasional dan Internasional

Musa
Editor : Musa
Kader potensial PATSi UMI, Mahmud La Kaiya.
Kader potensial PATSi UMI, Mahmud La Kaiya.

Notuladaily.com, Makassar – Kader potensial Persatuan Alumni Teknik Sipil (PATSi) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Mahmud La Kaiya, mendorong transformasi PATSi menjadi organisasi alumni yang tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga tampil sebagai kekuatan profesional yang diakui di tingkat nasional dan internasional.

Menurut Mahmud, tantangan global dan perkembangan dunia konstruksi yang semakin dinamis menuntut organisasi alumni untuk bergerak lebih progresif dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya, almamater, serta masyarakat luas.

“PATSi UMI harus bertransformasi menjadi organisasi yang mampu menghadirkan nilai tambah bagi alumni dan menjadi bagian dari solusi pembangunan,” kata Mahmud, Senin (8/6/2026).

Baca Juga : Investasi Pemuda Belum Menjadi Prioritas, DPRD Soroti Arah Kebijakan Anggaran Dispora Sulsel

Karena itu, salah satu visi yang diusungnya dalam kontestasi Ketua Umum PATSi UMI adalah “PATSi UMI Diakui dan Berpartisipasi Aktif di Kancah Nasional dan Internasional.”

Bagi Mahmud, visi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah strategis untuk menempatkan PATSi sebagai organisasi alumni yang memiliki pengaruh, kapasitas intelektual, dan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Ia menilai, kepemimpinan PATSi ke depan harus mampu melampaui urusan internal organisasi. Ketua umum, kata dia, harus berperan sebagai penghubung yang membangun jejaring luas dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga lembaga internasional.

Baca Juga : Mahmud Awasi APBD Sulsel di Panaikang, Warga Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran

“Semakin luas jejaring yang dibangun, semakin besar pula peluang PATSi memperoleh pengakuan dan kepercayaan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Mahmud menjelaskan, langkah pertama menuju pengakuan nasional adalah memperkuat posisi PATSi sebagai pusat kolaborasi alumni Teknik Sipil UMI.

Hal itu dapat dilakukan melalui pembangunan basis data alumni yang terintegrasi, pemetaan potensi alumni di berbagai sektor, serta penguatan sinergi antarangkatan dan lintas profesi.

Baca Juga : Ketua Umum Terpilih PATSI UMI Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri

Menurutnya, alumni Teknik Sipil UMI saat ini telah berkiprah di berbagai bidang strategis, mulai dari birokrasi, dunia konstruksi, akademisi, politik, hingga dunia usaha. Potensi besar tersebut perlu dihimpun menjadi kekuatan organisasi yang mampu memberikan dampak lebih luas.

“Dengan alumni yang terorganisasi dengan baik, PATSi dapat menjadi mitra strategis pemerintah, dunia industri, dan organisasi profesi dalam memberikan gagasan terkait pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia,” jelasnya.

Di tingkat nasional, Mahmud juga mendorong PATSi untuk lebih aktif menghadirkan kontribusi melalui pembentukan pusat kajian kebijakan infrastruktur, forum nasional, hingga penyusunan rekomendasi yang dapat menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan.

Baca Juga : Dr Mahmud La Kaiya Terpilih Jadi Ketua Umum PATSI UMI 2026-2030

“Pengakuan tidak lahir dari klaim organisasi, tetapi dari kemampuan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat dan negara. Karena itu, PATSi harus dikenal sebagai organisasi yang produktif, relevan, dan berdampak,” tegasnya.

Tak hanya berhenti di level nasional, Mahmud juga menargetkan PATSi UMI mampu memperluas kiprah di tingkat internasional.

Ia mengusulkan penguatan kerja sama dengan organisasi profesi, perguruan tinggi, dan komunitas teknik di kawasan ASEAN maupun negara-negara lain.

Baca Juga : Dr Mahmud La Kaiya Terpilih Jadi Ketua Umum PATSI UMI 2026-2030

Selain itu, alumni didorong lebih aktif terlibat dalam konferensi global, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta penguatan jejaring alumni yang berkarier di luar negeri.

Menurut Mahmud, kehadiran PATSi di panggung internasional harus membawa gagasan dan kontribusi yang mampu memberikan nilai tambah, bukan sekadar menjadi simbol eksistensi organisasi.

“Kita ingin PATSi dikenal karena kontribusinya, karena kualitas alumninya, dan karena kemampuannya membangun kolaborasi lintas batas,” katanya.

Baca Juga : Dr Mahmud La Kaiya Terpilih Jadi Ketua Umum PATSI UMI 2026-2030

Mahmud optimistis, dengan kepemimpinan yang visioner, organisasi yang profesional, dan partisipasi aktif seluruh alumni, PATSi UMI memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi organisasi alumni teknik sipil yang tidak hanya diperhitungkan di Indonesia, tetapi juga mendapat pengakuan di tingkat internasional.

“Keberhasilan organisasi tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari seberapa besar pengaruh dan manfaat yang mampu dihadirkan. PATSi harus menjadi organisasi yang menghubungkan potensi, menggerakkan kolaborasi, dan menghadirkan dampak nyata,” tutupnya.