0%
logo header
Jumat, 05 Juni 2026 18:10

Legislator Sulsel Mahmud Mantap Maju Calon Ketum PATSi UMI, Usung Semangat “PATSi Pasti Berdampak”

Musa
Editor : Musa
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud La Kaiya (Malaka), resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum PATSi UMI.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud La Kaiya (Malaka), resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum PATSi UMI.

Notuladily.com, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud La Kaiya (Malaka), resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Persatuan Alumni Teknik Sipil (PATSi) Universitas Muslim Indonesia (UMI) periode 2026-2030 dalam rangkaian Kongres II PATSi.

Kedatangan Mahmud disambut langsung Ketua Panitia Pemilihan, Muhammad Dahir, didampingi Sekretaris Andi Sudirman, serta anggota panitia lainnya, yakni Muhammad Amin, Andi Fuad Tahir, dan Akbar Hadi.

Bagi Mahmud, keputusan maju dalam kontestasi tersebut bukan sekadar untuk memimpin organisasi alumni, melainkan dorongan untuk menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi para alumni Teknik Sipil UMI.

Baca Juga : Investasi Pemuda Belum Menjadi Prioritas, DPRD Soroti Arah Kebijakan Anggaran Dispora Sulsel

Menurutnya, setelah lebih dari satu dekade berdiri, PATSi memiliki potensi besar yang perlu dikelola lebih baik agar mampu memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh seluruh anggotanya.

“Saya melihat PATSi ini organisasi besar. Namun yang perlu kita ukur adalah sejauh mana output dan outcome-nya dirasakan oleh alumni. Masih banyak harapan teman-teman alumni yang belum sepenuhnya terjawab,” kata Mahmud usai mendaftar.

Politisi yang juga berprofesi sebagai akademisi dan pengusaha konsultan itu mengaku tergerak untuk ikut berkompetisi setelah melihat perlunya pembenahan dalam pengelolaan organisasi.

Baca Juga : Mahmud Awasi APBD Sulsel di Panaikang, Warga Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran

Ia menilai PATSi tidak boleh hanya menjadi wadah silaturahmi atau tempat berkumpul semata, tetapi harus menjadi organisasi yang mampu meningkatkan kapasitas, membuka peluang, dan memperkuat jejaring alumni.

“PATSi harus memiliki arah yang jelas. Tidak hanya kumpul-kumpul, tetapi ada input, output, sampai outcome yang bisa dirasakan oleh anggota. Organisasi ini harus menjadi lebih menarik dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Mahmud mengusung visi menjadikan PATSi sebagai organisasi alumni yang unggul, profesional, berdaya saing nasional, dan mampu memperluas kiprah hingga tingkat internasional.

Baca Juga : Ketua Umum Terpilih PATSI UMI Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri

Selain itu, alumni teknik sipil UMI itu menegaskan nilai-nilai keislaman sebagai identitas UMI tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah organisasi.

“Pertama, bagaimana meningkatkan kompetensi anggota PATSi agar unggul dan profesional. Kedua, membawa PATSi lebih dikenal di tingkat nasional bahkan internasional. Dan yang ketiga, nilai Islami tetap menjadi fondasi perjuangan kita,” jelas Mahmud.

Dalam pencalonannya, Mahmud juga memperkenalkan tagline “PATSi Pasti Berdampak”. Tagline tersebut, menurutnya, menjadi simbol komitmen untuk menghadirkan organisasi yang lebih aktif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan para alumni.

Baca Juga : Dr Mahmud La Kaiya Terpilih Jadi Ketua Umum PATSI UMI 2026-2030

Legislator NasDem Sulsel itu mengaku terenyuh setelah berdiskusi dengan sejumlah alumni yang masih membutuhkan dukungan, arahan, maupun akses terhadap peluang kerja dan pengembangan kompetensi.

“Kita harus hadir untuk semua alumni, baik senior, seangkatan, maupun junior. Masih banyak teman-teman kita yang perlu diberdayakan. Organisasi ini harus mampu menjadi rumah bersama yang memberi manfaat bagi anggotanya,” tuturnya.

Mahmud optimistis PATSi memiliki modal besar untuk berkembang karena fondasi organisasi telah terbentuk dengan baik.

Baca Juga : Dr Mahmud La Kaiya Terpilih Jadi Ketua Umum PATSI UMI 2026-2030

Tantangan ke depan, lanjutnya, adalah menggerakkan seluruh potensi yang ada agar organisasi alumni tersebut semakin berkontribusi bagi alumni, almamater, dan masyarakat luas.

“Konstitusi organisasi sudah ada, tinggal bagaimana kita menggerakkannya. Saya yakin dengan kolaborasi dan kerja bersama, PATSi bisa tumbuh menjadi organisasi alumni yang kuat, profesional, dan benar-benar berdampak,” kunci Mahmud.