0%
logo header
Kamis, 23 April 2026 14:13

Pengawasan APBD Sulsel, Warga Buntusu Usul Nikah Massal ke Legislator NasDem

Musa
Editor : Musa
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud.

Notuladaily.com, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, turun langsung menyapa warga saat menggelar kegiatan pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, dengan warga aktif menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan yang mereka hadapi sehari-hari.

Baca Juga : Sekda Sulsel Hadiri Paripurna DPRD, Tegaskan Laporan Reses Jadi Bahan Perencanaan

Mahmud menjelaskan, pengawasan APBD merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini bagian dari tugas kami untuk melihat langsung pelaksanaan program di daerah pemilihan, sekaligus mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel itu juga mengungkapkan, seluruh anggota DPRD Sulsel saat ini tengah melaksanakan pengawasan serupa di daerah pemilihan masing-masing.

Baca Juga : Cicu, Mizar, dan Heriwawan Hujan-hujan Terima Massa Aksi, Tunjukkan Komitmen Kawal Aspirasi Buruh

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait program sosial yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Warga berharap adanya program seperti nikah massal bagi pasangan yang belum memiliki buku nikah atau terkendala biaya, namun memiliki keinginan untuk menikah secara resmi..

Menanggapi hal itu, Mahmud merespons dengan pendekatan yang lebih personal dan empatik. Ia menilai kebutuhan seperti ini juga penting diperhatikan karena menyangkut kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga : Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi “Cicu” Temui Massa Aksi May Day, Pastikan Aspirasi Ditindaklanjuti

“Masukan seperti ini sangat berarti. Kita ingin program yang hadir benar-benar dekat dengan kebutuhan warga, sederhana tapi berdampak,” tuturnya.

Ia menambahkan, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah perlu terus diperkuat agar setiap kebijakan yang lahir tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan kebutuhan sehari-hari warga.

Melalui kegiatan ini, Mahmud berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat tetap terjaga, sekaligus memastikan setiap program pembangunan berjalan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi warga.