0%
logo header
Selasa, 14 April 2026 15:04

Legislator Sulsel Muhammad Sadar Tegas Soal Aspal: Uji Ketat, Jangan Abaikan Kualitas

Puspita
Editor : Puspita
Legislator Sulsel Muhammad Sadar Tegas Soal Aspal: Uji Ketat, Jangan Abaikan Kualitas

Notuladaily.com, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, mengingatkan keras para kontraktor proyek jalan multiyears 2025–2027 agar tidak bermain-main dengan kualitas material, khususnya aspal.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama pihak kontraktor dan konsultan pengawas proyek paket 2 di Kantor Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel, Senin (13/4/2026).

Muhammad Sadar menegaskan bahwa proyek bernilai Rp2,7 triliun itu adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kualitas terbaik.

Baca Juga : Legislator Sulsel Mahmud: Dua Opsi SPMB 2026 Beri Peluang Lebih Besar ke Siswa Dekat Sekolah

“Ini jalan yang akan dipakai jutaan masyarakat. Jangan diakali dengan aspal murahan hanya demi keuntungan,” tegas Sadar.

Legislator NasDem itu secara khusus menyoroti potensi penggunaan aspal impor yang dinilai tidak selalu memenuhi standar kualitas. Ia bahkan meminta bukti dokumen jika material yang digunakan berasal dari dalam negeri.

“Banyak aspal dari luar kualitasnya diragukan. Kalau pakai produk dalam negeri, mana bukti dokumennya? Ini harus jelas,” ujarnya.

Baca Juga : Marthen Rantetondok Bicara Regenerasi, Siapkan Anak Maju di Pileg 2029

Proyek pengaspalan jalan sepanjang 295 kilometer yang tersebar di Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto itu diperkirakan akan dilalui lebih dari 3 juta kendaraan. Karena itu pengawasan tidak boleh longgar.

Ia meminta seluruh material, mulai dari pasir hingga campuran aspal, wajib melalui uji laboratorium secara ketat dan berlapis.

“Semua harus diuji di laboratorium. Bukan hanya bahan mentahnya, tapi juga setelah dicampur. Konsultan harus benar-benar memastikan kualitasnya,” jelasnya.

Baca Juga : Muhammad Sadar Warning Pemprov: Mulai Utang Proyek, Kondisi Lab dan Lonjakan Harga yang Bisa Tekan Rekanan

Selain kualitas material, Sadar juga mengingatkan agar spesifikasi teknis tidak dilanggar, termasuk ketebalan lapisan aspal yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Tak kalah penting, ia menyoroti faktor cuaca dalam proses pengerjaan. Menurutnya, pengaspalan yang dipaksakan saat musim hujan berisiko menurunkan kualitas jalan dan merugikan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak mencari kesalahan, tapi ingin memastikan pekerjaan ini selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar berkualitas,” tambahnya.

Baca Juga : Mahmud di Rapat LKPJ: Program Kesehatan Harus Terukur, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Sadar berharap seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini menjaga integritas dan profesionalisme, agar infrastruktur yang dibangun benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.