0%
logo header
Senin, 06 April 2026 12:26

Di Atas Pelana, Bupati Sidrap Menjaga Marwah dan Mendekatkan Diri ke Rakyat

Puspita
Editor : Puspita
Di Atas Pelana, Bupati Sidrap Menjaga Marwah dan Mendekatkan Diri ke Rakyat

Notuladaily.com, Sidrap – Suasana tak biasa terlihat di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026).

Derap kaki kuda yang berpadu dengan jalanan desa menghadirkan pemandangan unik di tengah kerumunan warga yang antusias.

Di atas pelana, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melaju perlahan, menyapa warga yang memadati sepanjang jalan.

Baca Juga : Syaharuddin Alrif Bawa Misi IP300 ke Bappenas, Sidrap Dibidik Jadi Lumbung Beras Nasional

Kehadirannya menjadi perhatian, bukan hanya karena posisinya sebagai kepala daerah, tetapi juga karena pilihannya meninggalkan kendaraan dinas dan menunggangi kuda menuju lokasi acara.

Momen ini terjadi dalam rangka menghadiri pesta pernikahan anak Wa Pacinongi dan cucu Wa Gilingeng. Di tengah arus modernisasi, langkah tersebut menjadi simbol kuat penghormatan terhadap kearifan lokal.

Dalam tradisi Bugis, kuda bukan sekadar alat transportasi, melainkan lambang ketangkasan, keberanian, dan kehormatan. Kehadiran Bupati di atas kuda pun dimaknai lebih dari sekadar seremoni.

Baca Juga : JIAT Hadir di Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun

“Tradisi ini sengaja ditampilkan untuk menjaga kelestarian adat istiadat. Kemajuan zaman tidak boleh menggerus akar budaya kita,” ujar salah satu tokoh adat yang turut menyaksikan prosesi tersebut.

Dengan balutan pakaian khas, Syaharuddin tampak akrab menyapa warga. Senyumnya tak lepas, menciptakan suasana hangat yang memperlihatkan kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakatnya. Ratusan warga yang hadir pun terlihat antusias, mengabadikan momen tersebut.

Bagi masyarakat Desa Otting, pemandangan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga pesan penting bagi generasi muda.

Baca Juga : Bupati Sidrap Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan

Di tengah derasnya pengaruh budaya luar, kehadiran pemimpin yang menjunjung tinggi tradisi diharapkan mampu menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap warisan leluhur.

Acara pernikahan ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, momen tersebut menjadi pertemuan antara nilai-nilai budaya dan kepemimpinan modern.

Baca Juga : Ekonomi Sidrap Melesat 7,7 Persen, Bupati Syaharuddin Jamin Stok Pangan Aman Jelang Iduladha

Hingga acara berlangsung, suasana tetap semarak. Kehadiran Bupati Sidrap di atas pelana hari itu seolah menegaskan satu hal: melangkah ke masa depan tidak berarti melupakan akar budaya yang telah membentuk jati diri.